Senin, 12 Desember 2011

Ras Anjing Murni

1. Labrador Retriever


Labrador Retriever merupakan salah satu anjing terpopuler didunia karena terkenal pintar dan cepat belajar. Sebagian besar Labrador Retriever sangat suka berenang di air, jadi ketika berburu , mereka sering disuruh untuk mengambil hewan buruan yang jatuh ke air. Anjing Labrador diperkirakan berasal dari pulau Newfoundland .

Bentuk badannya seimbang jadi cocok dijadikan anjing pekerja maupun anjing peliharaan, serta otak mereka juga cepat menangkap apa yang diajarkan. Sesuai dengan namanya, Labrador Retriever senang mengambilkan sesuatu (retrieve) untuk sang majikan. Secara naluri, anjing Labrador senang sekali membawa barang dengan mulut, dan tidak jarang senang memasukkan tangan atau lengan orang ke dalam mulut dan menggigit-gigitnya seperti mengajak bermain. Anak anjing Labrador juga perlu dilatih agar tidak menggigit-gigit barang kepunyaan orang secara sembarangan seperti sepatu atau handuk.

Umur rata rata anjing Labrador Retriever adalah 12 - 13 tahun. Secara umum, Labrador merupakan anjing ras yang sehat dan relatif hanya memiliki sedikit masalah kesehatan.

2. Chihuahua


Chihuahua adalah jenis anjing terkecil didunia yang diketahui . Namanya didapat dari nama Kota Chihuahua di Meksiko. Anak chihuahua sering disangka hamster, karena mukanya yang pipih, sangat kecil, dan bulu tipis. Mereka memiliki 2 tipe , berbulu panjang dan berbulu halus .

3. Pudel ( Poodle )


Pudel atau biasa dikenal sebagai Poodle, adalah anjing yang berbulu keriting. Anjing ini sering dikonteskan karena bulunya yang panjang dan mudah dipotong sesuai selera. Pudel memiliki bermacam warna seperti hitam,putih dan juga coklat .

4. Chow Chow


Chow Chow adalah salah satu jenis anjing tertua didunia yang berasal dari China. Kaki anjing ini sedikit bengkok sehingga pada saat lari sedikit kaku. Anjing ini memiliki karakter yang
jinak, sopan, serius, dan loyal terhadap majikannya. Umur hidup Chow Chow 9–15 tahun , dan sekali melahirkan anak biasanya 5 ekor.

6. Shar Pei


Shar Pei memiliki keunikan pada kulitnya , yaitu keriput . Pada masih kecil , keriputnya sangat tampak , namun ketika dewasa , keriputnya menghilang dan menyatu dengan kulit. Shar Pei juga termasuk anjing tertua di dunia. Cara memelihara yang salah dapat mengakibatkan Sharpei dewasa masih memiliki keriput yang meliputi seluruh tubuh. Dengan telinga yang kecil, bermoncong seperti kuda nil dan buntut yang tegak, Sharpei memang sangat unik. Masa hidupnya 7 - 10 tahun

7. Akita Inu


Akita Inu adalah anjing yang berasal dari Jepang.

Akita Inu termasuk salah satu dari enam anjing trah Jepang. Anjing ini termasuk jenis anjing baru, dan baru diakui sebagai ras anjing sekitar 100 tahun yang lalu.
Akita Inu memiliki kemampuan berburu yang hebat. Karena ukuran dan keberaniannya, Akita Inu menjadi anjing pemburu yang handal, dimana buruannya berupa babi hutan, rusa besar, dan beruang Yezo berukuran besar yang berada di Provinsi Akita.
8. Shiba Inu

Shiba Inu juga berasal dari Jepang. Shiba Inu termasuk jenis anjing unggulan. Shiba Inu sudah ada sejak zaman kuno.Shiba Inu merupakan satu-satunya tipe anjing berukuran badan sedang sehingga populer sebagai anjing peliharaan. Pemelihara anjing di Jepang didata 80% memelihara jenis anjing Shiba Inu.
Hasil analisa DNA membuktikan bahwa Shiba Inu merupakan anjing ras yang "paling primitif" dan paling tua. Sebagian besar penggemar mengatakan Shiba Inu yang memiliki ciri-ciri khas anjing zaman Jomon seperti bentuk tubuh yang berotot, riang dan lincah bergerak, sifat awas dan berhati-hati seperti anjing liar dan kepercayaan yang kuat terhadap majikan.
9. Basenji

Basenji adalah anjing ras pemburu asal Afrika tengah. Salah satu dari 14 anjing paling "primitif" di dunia. Walaupun bisa menggeram, Basenji tidak menggonggong atau menyalak, namun bisa meniru suara menyalak bila dibesarkan bersama anjing jenis lain yang menyalak.
10. Ajak

Ajak atau ajag (Cuon alpinus) adalah anjing hutan yang hidup di Asia, terutama di wilayah selatan dan timur. Ajak tidak sama dengan serigala. Ajak merupakan anjing asli Nusantara, terdapat di pulau Sumatra dan Jawa, mendiami terutama kawasa pegunungan dan hutan. Anjing kampung dan yang lainnya yang biasa dijadikan peliharaan di Indonesia, sebenarnya merupakan anjing impor yang berasal dari daerah lain. Ajak berperawakan sedang, berwarna coklat kemerahan. Di bagian bawah dagu, leher, hingga ujung perut berwarna putih, sedangkan ekornya tebal kehitaman.
11. Shih Tzu

Shih-Tzu adalah salah satu ras anjing tertua yang berasal dari Cina. Anjing ras ini memiliki bulu yang panjang dengan berbagai warna dan pola pada bulunya. Bulunya yang panjang dapat menutupi telinga, badannya yang kokoh, moncong pendek, dan kaki pendek. Umumnya, anjing ini memiliki sifat lincah, sangat waspada, pintar, dan memiliki emosi yang baik namun juga angkuh.
Pemelihara anjing juga suka memelihara jenis Shih Tzu ini karena bulunya yang dapat diikat dan dimodeli seperti rambut manusia.
Anjing ini memiliki tempat terhormat di pengadilan kerajaan Cina pada dinasti Manchuria. Setelah kejatuhan dinasti tersebut pada tahun 1911, Shih-Tzu terus diperlihara di luar istana kerjaan oleh masyarakat Cina dan pendatang asing.
12. Bulldog

Bulldog adalah salah satu anjing ras tertua di dunia yang berasal dari Inggris, maka sering dikenal sebagai English Bulldog. Mula-mula anjing ini dipelihara sebagai anjing adu/petarung dengan sapi liar/banteng, sehingga Bulldog merupakan anjing yang agresif dan tangguh.
Saat ini Bulldog dikenal sebagai anjing sahabat yang baik , tidak agresif walaupun tampangnya menyeramkan. Bulldog cocok dipelihara didalam rumah sebagai anjing keluarga yg setia dan baik.
Namun simbol sebagai anjing yang tangguh dan berani tetap melekat pada Bulldog. Bulldog banyak digunakan sebagai lambang keberanian dan ketangguhan di militer maupun anjing nasional kebanggaan Inggris.
13. Beagle

Beagle atau biasa dikenal dengan Anjing Pemburu adalah ras anjing terkecil dari famili anjing pemburu yang aslinya berasal dari Inggris. Dalam sejarahnya, anjing ini sering dimanfaatkan dalam berburu kelinci karena memiliki penciuman yang tajam walaupun pergerakkannya tidak terlalu cepat. Pada tahun 1923, populasi Beagle hampir mengalami kepunahan di Inggris karena banyak masyarakat di sana yang tidak lagi menyukai berburu bersama Beagle.
14. Kintamani

Anjing Kintamani adalah ras anjing yang berasal dari daerah pegunungan Kintamani, pulau Bali. Anjing yang memiliki sifat pemberani ini sudah lama mulai dibiakan sehingga dapat diakui oleh dunia internasional.
Secara fenotipe Anjing Kintamani mudah dikenal, dapat dibandingkan dengan jelas antara Anjing Kintamani dengan anjing-anjing lokal yang ada, ataupun anjing hasil persilangan antara ras yang sama maupun persilangan lainnya.
15. Affenpinscher

Affenpinscher adalah salah satu ras anjing mainan (toy breed) tertua yang berasal dari Jerman pada tahun 1600-an.
Beberapa ciri fisik dari anjing ini adalah moncong tumpul, telinga simetris (dipotong atau tidak dipotong dan dapat tegak ke atas atau terlipat ke bawah), serta bulu kasar dan lebat.
16. Afgan Hound

Afghan Hound adalah salah satu jenis anjing pemburu dari Afganistan yang mengandalkan kecepatan dan penglihatan. Di dalam sejarah, anjing ini dipercaya telah ada sejak zaman Mesir kuno dan lukisannya ditemukan di dalam suatu gua di Afganistan sekitar 4000 tahun yang lalu.
17. Terrier Airedale

Terrier Airedale adalah ras anjing asli Inggris yang merupakan jenis dengan ukuran tubuh tertinggi di antara anjing Terrier lainnya. Pada abad ke-19, anjing ini dikembangkan untuk berburu rubah, luak, dan berang-berang. Dalam sejarahnya, anjing ini berasal dari Sungai Aire, Yorkshire, suatu kawasan industri yang menyediakan tempat untuk permainan kecil bagi masyarakat dan anjing tersebut.
Umumnya anjing ini dapat hidup hingga usia 13-14 tahun dan diperlukan perawatan untuk anjing berbulu seperti ini. Pada masa Perang Dunia I dan II, anjing ini digunakan kalangan militer untuk membawa amunisi, anjing penjaga, pembawa pesan, anjing ambulans, dan anjing patroli, serta pembasmi sarang rodensia (tikus). Ras anjing ini memiliki pendengaran dan penglihatan yang tajam, serta dikenal dengan sifatnya yang berani dan lincah.
18 . Malamut Alaska

Malamut Alaska adalah salah satu ras anjing bertubuh besar yang berasal dari Alaska. Dulunya ras anjing ini dimanfaatkan untuk menarik kereta barang yang tahan terhadap suhu sangat dingin, namun sekarang anjing ini dirawat sebagai peliharaan keluarga dan anjing pertunjukan.
Anjing ini memiliki sifat yang bersahabat, pintar, serta mudah menyerap pelajaran apa yang diberikan. Malamut Alaska memiliki bulu yang tebal dan kasar dengan warna yang bervariasi mulai dari hitam hingga putih. Sebagian besar ras anjing ini tampak seperti srigala berwarna abu-abu dengan corak hitam, warna putih di bagian bawah perut, dan kepala atau muka berwarna hitam.
19. Alastian Shepalute

Alsatian Shepalute atau Alsatian Amerika adalah salah satu anjing peliharaan yang berukuran besar dan berasal dari Amerika.
20. Puli

Puli adalah ras anjing berukuran sedang yang berasal dari Hungaria dan dicirikan dengan bulu sangat lebat seperti "sapu".
Nenek moyang anjing ini diduga berasal dari Asia Barat kemudian dibawa ke Eropa Timur. Keberadaan ras anjing ini sempat terancam saat terjadi Perang Dunia II.
21. Yorkshire Terrier

Yorkshire Sejenis anjing yang (secara informal dikenal sebagai Yorkie) adalah jenis anjing yang masuk dalam kategori anjing mainan(Toys). Sejenis anjing bulu panjang yang dikenal suka bermain. Dibedakan dalam bulu biru dan emas.Yorkie dapat sangat kecil, pada umumnya beratnya tidak lebih daripada 3.18 kg atau 7 pon. Berat dan tingginya secara spesifik tidak ditentukan. Mereka sangat ramah dan dapat menangani anak-anak dengan baik.

22. Welsh Corgi Pembroke

Welsh Corgi Pembroke adalah anjing yang unik karena tubuhnya yang pendek dan juga panjang. Banyak orang kagum melihat anjing ini . Welsh Corgi Pembroke salah satu ras anjing yang bertubuh pendek dari daerah barat Wales.

 23. Alaskan Klee Kai

Klee Kai Alaska adalah salah satu anjing yang dikembangkan sebagai anjing teman manusia. Dalam sejarahnya, anjing ini merupakan hasil persilangan Siberian Husky dengan anjing lain yang lebih kecil namun tetap memiliki penampakan fisik yang sama. Klee Kai Alaska dapat hidup hingga 13-15 tahun dan dapat dimanfaatkan sebagai anjing penjaga rumah dan keluarga.

Anjing ras ini memiliki sifat yang aktif namun tidak berlebihan, tidak menggonggong berlebihan, mudah curiga terhadap orang asing, dan membutuhkan sosialisasi ketika masih kecil agar tidak tumbuh menjadi anjing yang pemalu.

Bobot tubuh anjing ini berkisar antara 4,5-9 kg, dengan tinggi 33-43 cm, dan warna yang bervariasi, mulai dari perpaduan hitam-putih, abu-putih, merah-putih, ataupun putih keseluruhan.

24. Cocker Spaniel Amerika


Cocker Spaniel Amerika adalah ras anjing berukuran paling kecil dari golongan anjing Cocker. Di tempat asalnya, Amerika, ras anjing ini dipelihara untuk mengintai dan menggiring burung untuk ditembak oleh majikannya. Dulunya, olahraga menangkap burung memang dilakukan manusia beserta anjing Cocker Spaniel Amerika.

Namun sekarang ini, Cocker Spaniel Amerika lebih diperuntukkan sebagai anjing kontes dan binatang kesayangan. Ciri fisik dari Cocker Spaniel Amerika adala bagian telinga, dada, perut, dan kaki berbulu lebat, telinga panjang, bola mata berwarna gelap, dan bagian kepala cenderung berbentuk bulat.

Warna dan corak bulu anjing ini bermacam-macam, mulai dari seluruh tubuh berwarna sama, ataupun ada sedikit totol berwarna lain, dan juga bisa berupa kombinasi warna yang disebut marle (warna dasar dengan bintik-bintik atau belang yang tidak merata). Beberapa penyakit yang dapat menyerang trah anjing ini adalah glaukoma, katarak, penyakit hati, uroliasis, kardiomiopati, otitis ekternal, dan displasia pinggul.

25. Anjing gembala Australia



Anjing gembala Australia adalah ras anjing gembala yang diduga berasal dari Amerika. Anjing ini dibawa oleh para penggembala Basque (suatu daerah di Eropa) yang bermigrasi dari Australia ke Amerika.

Beberapa ciri fisik dari anjing ini adalah telinga berbentuk segitiga, ekor umumnya pendek, warna mata bervariasi, serta bulu memiliki pola dan warna yang bervariasi. Sebagian suku Indian Amerika menyebut anjing gembala Australia sebagai "anjing bermata hantu" (ghost-eyed dogs) karena mata anjing ini umumnya berwarna terang menyala.

Beberapa gangguan kesehatan yang umum dialami oleh ras anjing ini adalah anomali mata-collie (cacat bentuk mata), perkembangan retina abnormal, osteokondrosis (kelainan perkembangan sendi tulang rawan), abnormalitas pigmentasi (kekurangan warna pada kulit), dan penyakit von Willebrand (kelainan penggumpalan darah).


26. Bichon Frise


Bichon Frisé adalah ras anjing kecil berbulu putih halus yang berasal dari Pulau Malta, Spanyol. Ras anjing ini termasuk jenis anjing Bichon yang kemudian dibedakan menjadi empat ras berbeda, yaitu Bichon Bolognese, Bichon Havanais, Bichon Maltese]], dan [[Bichon Tenerife (sekarang disebut Bichon Frisé).

Setelah Perang Dunia I, Perancis menyelamatkan populasi ras anjing ini dan memberi nama "Bichon berbulu keriting" atau Bichon a Poil Frise. Anjing ini memiliki tinggi badan 24,36-29,4 cm dengan bulu berwarna putih dan kadang-kadang terdapat sedikit warna kuning atau krem di sekitar teliga dan pada tubuhnya.

Mata anjing ini berbentuk bulat dengan warna hitam atau coklat gelap. Telinga tersusun turun dan ditutupi oleh bulu yang panjang. Bichon Frisse sering diperlihara sebagai anjing mainan (toy dog) yang sering diikutkan dalam kompetisi kepatuhan dan kelincahan serta dimanfaatkan dalam terapi anjing.


27. Borzoi


Borzoi atau sering disebut Russian Wolfhound adalah ras anjing hasil persilangan Greyhound Arab dan anjing gembala Rusia yang berbulu panjang. Asal daerah dari anjing ini belum diketahui secara pasti, namun diperkirakan berasal dari Rusia, Persia, atau Tibet.

Anjing ini memiliki bulu yang hangat, lembut, dan lebat untuk beradaptasi di lingkungan bersuhu dingin. Dulunya anjing ini dipelihara untuk berburu serigala, rubah, dan kelinci, namun sekarang ini lebih banyak dimanfaatkan sebagai anjing peliharaan untuk menemani manusia.

Hal ini dikarenakan sifat anjing ini cenderung menjadi lebih jinak dan setia terhadap pemiliknya dibandingkan ratusan tahun yang lalu. Secara umum, anjing ini memiliki penampakan fisik berupa tengkorak kepala berukuran kecil, warna bulu terang (biasanya putih dengan corak coklat-kekuningan), dan mata berwarna gelap. Kaki depan anjing ini lurus dan panjang, sedangkan kaki belakang agak membengkok.


28. Sealyham Terrier



Sealyham Terrier adalah salah satu ras anjing kecil yang berasal dari Wales sejak abad ke-19. Anjing ini dikembangkan oleh John Edwards dan dulunya digunakan untuk berburu musang, rubah, dan berang-berang. Tinggi maksimum anjing ini adalah 30 cm dan berat maksimumnya adalah 9 kg. Beberapa ciri fisik dari anjing ini adalah kepala panjang dan lebar, hidung berwarna hitam dengan lubang hidung besar, dan ekor terangkat ke atas. Warna bulu anjing ini umumnya putih dan kadang-kadang dihiasi dengan warna kuning seperti lemon, serta tanda coklat pada bagian kepala dan telinga. Penyakit yang rentan menyerang anjing ini adalah gloukoma, perkembangan retina abnormal, katarak, alergi pernapasan, alergi kulit, dan hipotiroidisme (kekurangan hormon tiroid).


30. Saluki


Saluki atau Greyhound Persia kemungkinan adalah jenis anjing piaraan yang paling awal di dunia. Saluki dikategorikan sebagai jenis anjing ras murni, kemungkinan dibiakkan manusia sejak 7000 tahun yang lalu. Temuan terbaru tentang asal mula Saluki adalah sebuah ukiran kuno yang ditemukan di Tepe Gawra, yang kini adalah Irak.


Saluki dikenal luas karena kecantikan, kecepatan dan ketahanannya. Sejarahnya Saluki mengembara bersama bangsa nomadik melintasi wilayah Timur Tengah, dari gurun Sahara ke Laut Kaspia. Hasilnya terdapat berbagai jenis sub-tipe Saluki, dari variasi warna dan kulitnya pada sepanjang daerah-daerah tersebut.


31. Pekingese ( Peking )




Pekines atau Anjing Peking adalah ras anjing berukuran relatif kecil yang berasal dari Dinasti Tang, Cina pada abad ke-8. Penelitian menggunakan DNA membuktikan bahwa anjing ini termasuk salah satu ras yang paling tua di dunia.[2] Anjing ini dihormati sebagai lambang penyebaran agama Buddha dari Tibet ke Cina pada tahun 700 SM.


Pekines sering disebut sebagai anjing singa dan merupakan simbol keagaaman yang dianggap suci pada masa dinasti Han, Tang, Sung, dan Ming. Pada masa pemerintahan Dinasti Ming, popularitas pekines sempat menurun seiring dengan penurunan Buddhisme. Walaupun begitu, anjing ini tetap menjadi hewan peliharaan para kasim dan perempuan. Ketika Dinasti Ming dikalahkan oleh Suku Manchu pada abad ke-17, Buddhisme kembali meningkat dan anjing singa ini kembali dijadikan lambang keagamaan. Pada tahun 1860-an, Inggris menjarah istana kekaisaran Cina dan membawa beberapa anjing ini ke negaranya.




32. Siberian Husky


Siberia Husky dibawa ke Alaska pada tahun 1909. Berkembang biak adalah asli ke Siberia, di mana mereka digunakan selama berabad-abad untuk menarik sleds, rusa ternak, dan melayani sebagai anjing menonton. Karena etos kerja tahan banting, mereka, dan kemampuan untuk mengintegrasikan ke dalam kemasan kecil, mereka sangat cocok untuk kondisi keras Siberia. Mereka datang ke Amerika bersama pedagang bulu untuk tujuan tampil di kutub ras. Pada tahun 1925, terjadi epidemi difteri yang pecah di Nome, Alaska, dan tim Siberian Huskies dikirimkan obat yang berharga ke kota. Tindakan heroik menyebabkan meningkatnya popularitas berkembang biak. Sementara mereka digunakan sebagai hal naik eretan, balap, dan anjing pengangkutan, mereka menjadi semakin populer sebagai pendamping.




33. Golden Retriever


Golden Retriever adalah anjing trah yang mulanya dibiakkan sebagai anjing pemburu untuk mengambil burung hasil buruan yang sudah ditembak. Anjing trah ini termasuk jenis Retriever (pengambil) yang menemukan atau mengambilkan burung air atau unggas liar untuk pemburu. Bulu mereka keemasan (golden) di bawah sinar matahari sehingga disebut Golden Retriever. Mereka dibiakkan sebagai anjing yang secara intuisi menyenangi air. Sewaktu mengambil hewan buruan, mereka tidak menggigit secara kasar. Burung hasil buruan diberikan kepada pemburu dalam keadaan utuh dan tidak rusak. Kecerdasan dan kepandaian yang beraneka ragam menjadikan Golden Retriever sebagai anjing multiguna. Di antaranya, mereka dipekerjakan sebagai anjing pelacak narkoba, anjing penyelamat (Search and Rescue), anjing pemburu, dan anjing penuntun. Sifatnya yang bersahabat, sabar, dan selalu ingin menyenangkan hati pemiliknya, menjadikan Golden Retriever sebagai salah satu anjing keluarga yang paling populer di dunia (menurut statistik pendaftaran anjing).
34. Azawakh


Azawakh adalah salah satu ras anjing kuno yang berasal dari Mali, Afrika. Anjing ini termasuk anjing yang dapat berburu dengan mengandalkan kecepatan dan penglihatan. Dulunya anjing ini dikenal sebagai anjing liar yang menjaga dan menghiasi tenda tempat tinggal suku Tuareg (penduduk pedalaman Sahara, Afrika Utara). Namun, sekarang ini sering dimanfaatkan sebagai pemburu kelinci serta binatang peliharaan dan pertunjukkan. Azawakh memiliki tubuh yang kurus dan atletis serta dapat berlari hingga kecepatan 64 km/jam. Anjing ini memiliki tinggi 58-74 cm dan berat 17-25 kg yang dilapisi dengan bulu pendek dan halus. Ciri lain dari Azawakh adalah waspada, cepat, mandiri, sensitif terhadap suhu dingin, dan pada telapak kakinya ditutupi oleh bulu berwarna putih.

35. Barbet



Barbet adalah salah satu jenis anjing tertua dari Perancis. Anjing ini memiliki penampakan fisik utama berupa bulu tebal seperti wol dan berombak yang melindunginya dari suhu dingin dan kelembaban. Bulu Barbet hanya terdiri dari satu warna yaitu hitam, coklat, coklat-kekuningan, atau merah coklat-kekuningan. Ciri fisik lain dari anjing ini adalah leher pendek, mata bundar dan umumnya berwarna coklat gelap, serta memiliki bulu janggut yang panjang dan cukup luas. Barbet jantan memiliki tinggi 58-65 cm, sedangkan Barbet betina 53-61 cm. Ras anjing ini menyukai air dan senang melakukan aktivitas renang. Beberapa penyakit rentan menyerang Barbet adalah displasia panggul (hip dysplasia), infeksi telinga, hernia, dan epilepsi. Umur rata-rata anjing ini berkisar antara 12-15 tahun.

36. Boykin Spaniel



Boykin Spaniel adalah salah satu ras anjing yang berasal dari Carolina Selatan, Amerika Selatan. Pada awal tahun 1900-an, seorang bankir dari kota Spartanburg menemukan anjing tersesat yang diberi nama Dumpy. Setelah mengetahui bahwa anjing ini memiliki kemampuan berburu secara alami, dia memberikan Dumpy kepada rekannya yang merupakan seorang pemburu bernama L. W. "Whit" Boykin. Bersama L. W. "Whit" Boykin, anjing ini digunakan untuk berburu bebek dan kalkun di rawa. Beberapa ciri fisik dari anjing ini adalah telinga ditutupi dengan rambut panjang dan berombak, bentuk kepala seperti Spaniel, memiliki tinggi 38-46 cm, dan berat 11-18 kg. Bulu anjing ini bergelombang atau keriting, berwarna coklat, dan tahan air.

37. Pug



Pug adalah anjing ras dengan wajah yang keriput dan tubuh berukuran sedang. Kata "pug" berasal dari bahasa Latin pugnus yang artinya kepalan tangan, seperti wajah pug yang kelihatan seperti kepalan tangan.

Pug dipelihara untuk menghibur kaisar-kaisar Tiongkok pada masa dinasti Shang (1776-1122 SM) di Tiongkok Timur, dengan dikenal dengan nama Lo-Chiang-Sze atau Foo. Kepopuleran pug menyebar sampai Tibet, terutama banyak dipelihara oleh para biksu, dan kemudian dibawa ke Jepang dan akhirnya Eropa.

Sumber : Jenis Jenis Anjing di dunia( ras Anjing didunia ) Bagian 3 | Dunia Hewan http://alam-hewan.blogspot.com/2011/08/jenis-jenis-anjing-di-dunia-ras-anjing.html#ixzz1gOGgUgRL


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar